Langsung ke konten utama

Catatan Mulia Seorang Guru Matematika

"Rasanya saya bahagia, karena akhirnya saya menyadari bahwa murid-murid saya membutuhkan lebih dari ilmu yang diajarkan. Meskipun saya amat menguasai pelajaran matematika, dan rasanya cara mengajar saya sudah cukup baik, ternyata hal tersebut belum cukup, karena pelajaran yang saya berikan tidak sepenuhnya bisa diserap oleh semua murid saya, meskipun saya telah berusaha. Rupanya pendekatan bukan hanya pada matematika saja, tetapi rasa peduli.
Anak yang menyadarkan hal itu bernama Eddie. Suatu hari saya tanya anak ini apa rahasianya sehingga nilai-nilai matematikanya jauh lebih baik dari tahun sebelumya. Apa jawaban anak ini? "Karena saya merasa lebih percaya diri kalau anda yang mengajar."
Kini, bila ada masalah dengan murid-murid yang mendapatkan kesulitan, saya bisa lebih memahami mereka."

-STEPHEN R COVEY, THE SEVEN HABITS OF HIGHLY EFFECTIVE PEOPLE: RESTORING THE CHARACTER ETHIC (NEW YORK; SIMON AND SCHUSTER, 1989)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fisiologi Rasa Lapar pada Manusia

            Rasa lapar merupakan hasil dari serangkaian pengalaman fisiologis tubuh yang mengarahkan manusia atau hewan mencari makanan. Sementara itu, nafsu makan pada manusia dapat didefinisikan sebagai keinginan untuk makan dan menikmati jenis makanan tertentu. Bagi banyak orang, rasa lapar merupakan perasaan yang biasanya terfokus pada perut (lambung dan atau usus). Namun, majunya pemahaman mengenai fisiologi tubuh telah menyadarkan kita bahwa lambung dan usus hanyalah satu bagian dari sistem kompleks yang menyebabkan kita bisa merasa lapar.             Rasa ingin untuk memakan makanan dapat dihasilkan oleh daerah-daerah tertentu dari otak, biasanya letaknya di hipotalamus dekat kelenjar pituitari (Gambar 1). Ketika daerah-daerah ini fungsinya terganggu, hewan dan manusia menjadi pemakan yang rakus dan mengalami obesitas. Hal ini membuktikan bahwa ada daerah khusus pada otak yang dapat menghambat atau mengurangi kei...

"Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca benggala pada masa yang akan datang" -- Ir. Soekarno (Kutipan Pidato HUT Proklamasi 1966) --

(Disney Frozen ost.) Kristen Bell Lyrics -- Do You Wanna Build a Snowman?

Anna: Elsa? (Knocking) Do you wanna build a snowman? Come on lets go and play I never see you anymore Come out the door It's like you've gone away We used to be best buddies And now we're not I wish you would tell me why Do you wanna build a snowman? It doesn't have to be a snowman. Elsa: Go away, Anna. Anna: Okay, bye. (Knocking) Do you wanna build a snowman? Or ride our bikes around the halls I think some company is overdue I've started talking to the pictures on the walls (Hang in there, Joan!) It gets a little lonely All these empty rooms Just watching the hours tick by (Tic-Tock, Tic-Tock, Tic-Tock, Tic-Tock) (Knocking) Elsa, Please, I know you're in there People are asking where you've been They say have courage, and I'm trying to I'm right out here for you, just let me in We only have each other It's just you and me What are we gonna do? Do you wanna build a Snowman?